Happy Market

Bandung banyak acara keren, salah satunya “Happy Market” di acara ini saya berbagi keceriaan dengan menjadi pemateri workshop fotografi, jangan lupa datang y.. banyak ada2 gemes lohhh :))

Happy Market adalah market yang bertujuan untuk memfasilitasi para pengusaha mudadi bidang seni, fashion, dan craft. Happy Market mengambil tema “Happiness only real when shared” yang merupakan quote Christopher McCandles pada buku dan film Into The Wild.

Sesuai dengan namanya, Happy Market mempunyai konsep di mana dasar dari tujuan yang telah disebutkan di atas adalah membagikan semangat dan enerji positif kepada seluruh masyarakat yang berpartisipasi. Semangat, pemikiran, dan lingkungan yang positif diyakini dapat menciptakankebahagiaan bagi setiap individu. Dengan adanya enerji positif, masyarakat diyakini dapat lebih produktif, kreatif, serta dapat terus menginspirasi orang-orang yang ada disekitarnya.

“`

MARKET

– MOCHULAVEA
– GoodStuff
– Anything Sunday
– Jeunne
– It’s Boma & MYR Store
– ENNOBYU fashion accessories
– Tita Creation
– TIPSY handmade accessories
– Kleioshop House
– Oliveandlavender & Bloei Handmade
– Maléo Bag
– HOW Official
– Rorogading BAG and GOODS & Yamasurih
– day’s and smoothie, design by vitarlenology, Scrappetizer Scrapbooking
– Shadow Cloth
– Belalang
– I.N House X NOZHEIL
– Omorfa Matia
– Lunula
– k.e.d
– Geronito
– Iskea Supply
– Kiniakara
– Denu Coklat
– Raisa Klappertaart
– Lienzo Bag & Lazy Lou
– GAV PROJECT

“`

JADWAL WORKSHOP – diharapkan melalui workshop yang digelar, enerji positif serta semangat

dapat tersebar luas ke seantero jagad raya.

// Sabtu, 7 Juni 2014 //

~ Workshop Pengolahan Gagasan untuk Film Pendek
bersama Ariani Darmawan (pembuat film pendek & pemilik Kineruku)
http://arianidarmawan.net/
Jam 1-3 siang
Gratis

~ Workshop Membuat Lagu bersama Pemandangan Pemandangan (band folk royo-royo yang

berdomisili di Bandung)
https://soundcloud.com/pemandangan
Jam 3-6 sore
Gratis

~ Workshop Cat Air bersama Rumi Siddharta (penulis & ilustrator lepas)
http://imaginewhitecanvas.tumblr.com/
Jam 3-5 sore
Biaya 60.000

Peserta Mendapat >>
1. Kertas Peserta

Peserta Harus Membawa Sendiri >>
1. Pensil
2. Cat Air
3. Kuas
4. Palet

// Minggu, 8 Juni 2014//

~ Workshop Membuat Pameran Seni Rupa
bersama Chabib Duta Hapsoro (kurator & bekerja di Selasar Sunaryo Art Space)
Jam 1-3 sore
Gratis

~ Workshop Coptic Binding bersama Irfan Hendrian (visual artist & bookbinder)
http://regmart.net/
jam 2-5 sore
Biaya 125.000

Materi >>
1. Melapis hardcover
2. Coptic binding

Peserta Mendapat >>
1. Kertas isi buku
2. Board hardcover
3. Kertas pelapis
4. Benang
5. Jarum
6. Jara
7. Lilin
8. Makalah
9. Double tape

Peserta Harus Membawa Sendiri >>
1. Gunting
2. Cutter
3. Penggaris

~ Workshop Fotografi bersama Sandi Jaya Saputra (fotografer)
http://www.sandijayasaputra.com/
Jam 3-5 sore
Gratis

Semua Workshop gratis, kecuali Workshop Coptic Binding & Cat Air

RSVP – Nia 089656000045 (whatsapp) / 083821283735 (telepon & sms)

Paling lambat 31 Mei 2014

Tempat terbatas

“`

PERFORMANCES

Sabtu, 7 Juni 2014

// MUSIC //
# Under My Pillow
# Spring Summer
# Ukeba – Ukulele Bandung

// PERFORMANCE ART //
Für Ruhe

// MIX TAPE //
by MIAO & WHOP.

// PHOTO CONTEST //
by SHADOW
further info – Jhon Walter
081394031000

Minggu, 8 Juni 2014

// MUSIC //
# Wilhelmina Plain
# Bungdil and Griffin’s Holy Grove
# Mustache and Beard
# ETZA

// PERFORMANCE ART //
# Wanggi Hoediyatno Boediardjo
# Ganiati (Garing Mania Sampay Mati)

// MIX TAPE //
by Raditya Ardianto Taepur

// PHOTO CONTEST //
by SHADOW
pengumuman pemenang

“`

Further Info >>

Twitter @happymarket_bdg

Instagram @thechiefgoodproject / @happymarket_bdg

Bandung Nu Urang

Senangnya berbagi!
Fotografi Bandung , 23 May 2014
Bandung Nu Urang: Mewartakan
Imaji Melalui Foto Cerita
By Julius Tomasowa
http://news.indonesiakreatif.net/bandung-nu-urang/

20140519_Bandung_Nu_Urang_1

Biasanya saat weekend, ada beberapa kegiatan menyenangkan yang dilakukan banyak orang.

Ada yang mengisinya dengan piknik, jalan-jalan, dan ada juga yang mengisinya dengan kegiatan

yang cukup serius, seperti kegiatan workshop fotografi bertema Bandung Nu Urang

(arti: Bandungnya saya) yang digagas oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian

dan Perdagangan Kota Bandung bekerja sama dengan Air Foto Network.

Workshop ini bertujuan merekam perkembangan ekonomi kreatif dan teknopolis kota Bandung melalui media fotografi. Pendekatan yang digunakan adalah photo documentary. Workshop sendiri berlangsung pada tanggal 9-11 Mei 2014 di Hotel Gino Feruci, Bandung.

20140519_Bandung_Nu_Urang_4

Pada sesi pertama di hari pertama, Bandung Nu Urang menghadirkan Galih Sedayu, founder dari Air Foto Network. Galih membawakan materinya yang berjudul “Mewartakan Imaji Melalui Foto Cerita”. Materi yang dibawakan di antaranya sejarah fotografi, cara fotografer bekerja, foto cerita, dan etika fotografi.

Pembicara kedua adalah Dudi Sugandi, seorang pewarta foto dari harian Pikiran Rakyat. Kang Dudi, panggilan akrabnya, membawakan materi “Pengantar Fotografi Jurnalistik”. Kang Dudi menitikberatkan bagaimana seorang fotografer jurnalistik bisa memprediksi moment dan memotretnya agar menarik.

Pemateri terakhir adalah Sandi Jaya Saputra, fotografer dan staf pengajar fotografi di Universitas Padjadjaran. Sandi membawakan materi “Foto Dokumenter”. Dalam pemaparannya, Sandi menjabarkan bagaimana membuat sebuah project fotografi.

20140519_Bandung_Nu_Urang_2

Memasuki hari kedua, workshop Bandung Nu Urang berpindah lokasi ke Jalan Cigadung Raya Timur No. 107 Bandung. Lokasi ini merupakan tempat pembuatan salah satu t-shirt ternama: Caladi 59 atau yang populer dengan nama C59. Para peserta disambut ramah oleh Marius “Wiwied C59″ Widyarto, pendiri dan pemilik dari C59. Pada kesempatan ini Mas Wiwied menceritakan sejarah panjang usaha yang dibangunnya ini sejak 1980. Menurutnya , salah satu yang membuat usahanya dapat bertahan dan terus berkembang adalah bagaimana ia dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat.

Selanjutnya, para peserta diajak mengunjungi tempat produksi C59. Mas Wiwied memberikan penjelasan langsung mengenai produksi t-shirt. Selain mendapatkan pengarahan, para peserta juga mengambil beberapa gambar yang nantinya dipergunakan untuk bahan diskusi fotografi.

Pada hari ketiga workshop, para peserta kembali berkumpul di Hotel Gino Feruci. Mereka dibagi-bagi ke dalam kelompok untuk mempresentasikan foto di lokasi C59 kemarin. Presentasi ini ditanggapi oleh para narasumber dengan komentar dan kritik yang membangun.

20140519_Bandung_Nu_Urang_3

Workshop Bandung Nu Urang adalah salah satu bentuk respon fotografer Bandung terhadap kotanya. Inilah sumbangsih mereka dalam membangun Bandung sebagai kota kreatif dan teknopolis.

10317691_10202881070059568_2088389832913579606_o

foto by : Anjar Gumilar Dwi Januar

Pameran Common Room di Jakarta Biennalle #14

Bloemen van de Stad (Instalasi – 2011) adalah kumpulan karya dari beberapa seniman dan individu yang aktif berkegiatan di Common Room. Karya ini sempat dipamerkan dalam Pameran Jakarta Biennalle ke 14. Beberapa karya yang ditampilkan adalah Proyek Urban Cartography (2006 – sekarang), kompilasi Workshop 1 Minute Video (2009), dan kompilasi Workshop Video Domino (2010). Selain itu juga dipamerkan karya berjudul Secret Places (Indra Ameng dan Keke Tumbuan – 2006), Mimpi Aisyah (Tisna Sanjaya – 2010), Garis Cahaya (Gustaff H. Iskandar – 2011) dan proyek Pause; Urban Decay (Sandi Jaya Saputra – 2009 – 2011).
*Review from Red and White Magazine
URL : http://www.redandwhitemagz.com/2012/01/pameran-common-room-di-jakarta.html

my solo exhibition / Pause ; Urban Decay

[Pameran Fotografi] Pause/Urban Decay oleh Sandi Jaya Saputra
19 November s/d 4 Desember 2011, Pk. 10.00 – 17.00 WIB
Pembukaan: Sabtu, 19 November 2011,
Artist Talk: Jumat, 25 November 2011, Pk. 15.00 – 18.00 WIB | Moderator: Gustaff H. Iskandar
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung

Pause/Urban Decay: Sebuah Jeda di Keramaian Kota
Oleh Gustaff H. Iskandar

Sandi Jaya Saputra adalah seorang fotografer yang dilahirkan di kota Garut pada tahun 1985. Pada tahun 2006 ia mengenyam pendidikan di jurusan periklanan Universitas Padjadjaran Bandung. Setelahnya ia melanjutkan studi di bidang jurnalisme pada universitas yang sama dan lulus pada tahun 2010. Karirnya dibidang fotografi dimulai ketika ia bekerja untuk majalah Greeners sejak tahun 2008 s/d 2010. Pada tahun 2009, ia mendapatkan beasiswa untuk belajar fotografi di Commune Illuminaty (Bandung) dan workshop fotografi di Angkor Wat (Kamboja) di bawah bimbingan Antoine D’Agata (Magnum Agency). Baru-baru ini ia mendapatkan beasiswa untuk mengambil program diploma jurnalisme fotografi di Ateneo de Manila University (Filipina).

Saat ini Sandi Jaya Saputra bekerja menjadi seorang fotografer lepasan sekaligus bekerja sebagai asisten laboratorium fotografi dan staff mata kuliah fotografi di almamaternya. Sehari-hari ia kerap mengambil berbagai foto tentang pemandangan kota. Beberapa ada yang dipamerkan, sementara yang lain disimpan sebagai dokumentasi yang merekam kehidupan pribadinya. Koleksi foto yang ia tampilkan di dalam pameran ini diambil tepat pada saat perayaan hari raya Idul Fitri di tahun 2009. Dalam kumpulan foto ini, ia seakan mengajak kita untuk melihat pemandangan kota Bandung yang lenggang dan sepi. Tidak ada aktifitas manusia dan hiruk-pikuk kesibukan kota di dalam foto-foto ini. Tidak ada suara bising dan kondisi kota yang semrawut. Tidak ada suasana kota yang selama ini kita kenal secara akrab, kecuali ruas jalan, gedung-gedung, serta pojokan ruang kota yang kosong melompong.

Sejak secara resmi berdiri sekitar 200 tahun yang lalu, kota Bandung telah menjadi saksi dari berbagai peristiwa kehidupan manusia lengkap dengan segala detail persoalannya. Di masa keemasannya kota Bandung adalah sebuah permata yang memiliki segudang predikat menawan karena kesuburan serta keindahan pemandangan alamnya. Diantara sebutan yang paling populer adalah Bloemen van the Stad dan Parijs van Java. Pada catatan Haryoto Kunto, kota ini pertama kali dinobatkan menjadi kota terbuka pada 21 Februari 1906 oleh Gubernur Jendral J.B. van Heutz. Selanjutnya kota ini sempat disebut sebagai pusat dunia intelektual di wilayah Hindia Belanda, serta pernah diusulkan menjadi pusat koloni orang Eropa di tanah Jawa oleh seorang pemikir Belanda bernama Ir. R. van Hoevell. Atas dasar ini, kiranya tidaklah mengherankan apabila sejak dahulu kota Bandung dikenal sebagai pusat bagi aktifitas perkebunan, perdagangan, pendidikan dan pariwisata. Namun kini kita harus mafhum bahwa catatan ini barangkali hanya sebagian dari narasi yang mungkin tidak lagi menggambarkan kondisi kota Bandung secara utuh. Kota ini tengah meluruh dimakan waktu, ditengah obsesi untuk menjadi mesin ekonomi yang kian menderu.

Karya foto Sandy Jaya Saputra dapat dilihat sebagai sebuah jeda yang memungkinkan kita untuk berhenti sejenak dan memandang kota dalam keadaan diam. Karyanya sekaligus mengajak kita untuk menelusuri kembali jejak yang ditinggalkan oleh jutaan manusia yang hidup didalamnya. Pada foto-foto ini kita juga dapat menemukan cermin yang mengguratkan narasi dan spiritualitas kehidupan masyarakat kota yang sedemikian kompleks dan memiliki lapisan dimensi yang tak bertepi. Wajah kota yang terekam dalam kumpulan foto ini merupakan pemandangan yang berkelindan diantara kemegahan narasi masa lalu dan kompleksitas persoalan hari ini. Alhasil kita menemukan sebuah pemandangan kota yang ambivalen dan penuh dengan kontradiksi. Di sana ada keindahan sekaligus teror yang mengerikan. Di sana juga ada keintiman yang dapat menjelma menjadi sebuah keterasingan yang menyakitkan. Kiranya foto-foto ini adalah sebentuk puisi yang memungkinkan kita untuk mengambil jarak dari kenyataan yang kian hari semakin meringkus perasaan dan imajinasi. Selain itu, kumpulan foto ini barangkali adalah reaksi balik dari dunia pengalaman yang memproyeksikan kritik dan refleksi untuk merajut makna tentang kehidupan masyarakat kota di sini dan hari ini, hic et nunc.

Kyai Gede Utama, 4 November 2011

[Gathering] Forum Hijau Bandung
Senin, 21 November 2011
Pk. 18.00 – 21.00 WIB
Tempat: Common Room, Jl. Kyai Gede Utama no. 8, Bandung

more info, my solo exhibition —>> http://commonroom.info/2011/informasi-agenda-kegiatan-common-room-november-2011/

silentyellowensemble concert

I’m official photo for this band. October, 1st 2011 they live in concert! so come come guys

Check info :

http://silentyellowensemble.tumblr.com/

http://www.polyesterembassy.com/

all about vidio polyesterembassy check this :

http://86frames.blogspot.com/2011/09/polyester-embassy.html

 

keeps smile guys :)

Darkroom printing & BW film developing Workshop

Time
Thursday, August 4 at 1:00pm – August 9 at 3:00pm

Location
Distorted Darkroom

Jl Bukit Dago Utara II/8
Bandung, Indonesia

Created By

More Info
A darkroom printing & BW film developing workshop with Henrycus Napit Sunargo and Ari Syahrazad– 3 days event:
4-6-8 August OR 5-7-8 August 2011, at 1PM to 3PM
– Limited to total 10 persons only
– Open for public, first come first served
– Entry fee Rp 100.000,-
– Needs an analog/film camera

***REGISTRATION BEFORE AUGUST 2ND, 2011****
send your email to distorted.darkroom@gmail.c​om

Each participant will get:
-all the chemical needed during workshop
-5 pcs 5R prints and 1 pcs 8R print
-1 roll of Arista Premium 100 to be develop and print during workshop

For further info, please contact:
Asih 081322088104 or distorted.darkroom@gmail.c​om

__________________________​__________________________​___

This event is made under collaboration with:
Black Man Ray & Kedai Bahagia

 
Link : http://www.facebook.com/event.php?eid=207310079318910&ref=notif&notif_t=event_invite

Workshop on Developing Personal Projects

Time
Thursday, August 4 at 4:30pm – August 10 at 10:00pm

Location

Created By

More Info
Black Man Ray present a Workshop on Developing Personal Projects by Henrycus Napit Sunargo & Ari Syahrazad. August 4 – 10, 2011

> Limited to 5 persons only.
> Please submit a series of 5-10 images (1000px on the longest side) to workshop@blackmanray.com for selection.
> Entry fee is IDR 125,000.
>Film or digital are OK but you must be ready for daily review by mentors.

Submission deadline: July 31, 2011.
Selected participants will be notified via e-mail on August 2, 2011

Each participant will get:
> Dinner by Kedai Bahagia
> An exclusive Black Man Ray t-shirt
> One week exhibition at Black Man Ray gallery
> Featured on Black Man Ray website.

For more info: Eric 0818 0206 1408 / Asih 0813 2208 8104 or info@blackmanray.com

Link : http://www.facebook.com/event.php?eid=100914566674983&ref=notif&notif_t=event_invite

PHOTO RENDEZVOUS #5 – “Documentary Seeing”

Mari kita berbagi vitamin ; dalam acara

Agenda lebih lengkapnya bisa di baca disini: http://fotografibergerak.wordpress.com/2011/04/28/photo-rendezvous-5-documentary-seeing-by-sandi-jaya-saputra/

terimakasih,

Sandi jaya saputra

2011 World Presss Photo Contest

Prestigious competitions in the world of photography has been opened, for professional journalists and professional photographers in check please.

https://submit.worldpressphoto.nl/ui/public/SubscribeByMail.aspx?psid=0006822

The Call for Entries for the 2011 Anthropographia Award for Human Rights is now open!

Hello,
 
The Call for Entries for the 2011 Anthropographia Award for Human Rights is now open!
 
This competition, which is free to all, offers an opportunity for photographers to exhibit their work and demonstrate their commitment to human rights issues.

Submission deadline: EXTENSION TO JANUARY 10, 2011
Notification of selected photos & multimedia projects: February 1, 2011

For the 2011 edition of the Anthropographia Call for Entries, we will be selecting 16 photo-essays and 8 multimedia projects out of the entries submitted. These will be selected by a team of curators, including Matthieu Rytz, Founder of Anthropographia, and two guest curators that Anthropographia has identified as definitive in their field. From the selected photo-essays and multimedia projects, two awards will be granted by the team of curators that recognizes the particular achievements of two photographers in representing human rights issues.
 
good luck for all…
http://www.anthropographia.org/2.0/?page_id=477